Aksi Demonstrasi Meluas, Peneliti Soroti Arogansi DPR RI

30 Aug 2025 • 08:43 Redaksi

Gelombang aksi demonstrasi terjadi di ibu kota dan berbagai daerah dalam beberapa hari terakhir. Peneliti dari Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Nicky Fahrizal, mengungkapkan bahwa salah satu pemicu utama dari aksi demonstrasi ini adalah sikap arogansi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Nicky menyatakan bahwa banyak kebijakan yang dikeluarkan oleh DPR tidak sesuai dengan nalar publik dan tidak tepat sasaran. “Yang pertama, banyak kebijakan yang memang tidak sesuai dengan nalar publik dan tidak tepat sasaran. Yang kedua, sikap arogansi elite politik ini juga memicu,” ujarnya kepada wartawan pada Sabtu (30/8/2025).

Ia juga menyoroti pernyataan anggota DPR, Ahmad Sahroni, terkait gaji dan tunjangan yang dianggapnya menjadi pemicu kemarahan masyarakat. “Seperti yang kita saksikan, model seperti Sahroni itu juga memicu. Ditambah lagi, anggaran DPR itu kan berlebihan,” tambah Nicky.

Lebih lanjut, Nicky menilai bahwa pemerintah saat ini tidak memiliki keberpihakan terhadap keadilan sosial. Di tengah upaya efisiensi anggaran, anggota DPR dan pejabat tetap menjalani gaya hidup mewah. “Kita tahu persis, di satu sisi ada efisiensi, tetapi gaya hidup pejabat tetap mewah,” katanya.

Kemarahan publik semakin meningkat setelah insiden yang menewaskan seorang driver ojek online, Affan Kurniawan, yang dilindas kendaraan taktis Brimob. Nicky menyebut peristiwa ini sebagai salah satu pemicu aksi unjuk rasa yang semakin meluas.

Redaksi
Penulis.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya