Satpol PP NTB Gelar Gerakan Pangan Murah di HUT Ke-76
Info Lotara – Dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan HUT ke-64 Satuan Perlindungan Masyarakat (Linmas), Satpol PP Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengadakan Gerakan Pangan Murah (GPM). Kegiatan ini dilaksanakan di halaman kantor Satpol PP NTB pada hari Senin, 27 April 2026.
Kolaborasi antara Satpol PP dan Dinas Pertanian serta Ketahanan Pangan ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok dan mengendalikan inflasi, khususnya di Kota Mataram. Kasat Pol PP NTB, Dra. Nunung Triningsih, M.M., menjelaskan bahwa paket bazar ini merupakan bagian dari serangkaian kegiatan sosial yang berlangsung selama dua hari, guna membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
“Kami memulai perayaan HUT dengan bazar murah hasil kolaborasi bersama beberapa dinas, termasuk Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, untuk mendukung masyarakat dalam memenuhi kebutuhan harian mereka,” ungkap Nunung Triningsih.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTB, Lalu Mirza Amir Hamzah, B.SP., M.M., menambahkan bahwa Gerakan Pangan Murah ini adalah langkah nyata dari pemerintah untuk hadir di tengah masyarakat, terutama saat harga pangan mengalami kenaikan.
“Langkah ini sebagai dukungan untuk stabilisasi harga pangan, terutama di daerah-daerah seperti Mataram yang dikenal dengan harga tinggi. Kami ingin memastikan bahwa kebutuhan pangan tetap terjangkau dan terjamin,” jelas Lalu Mirza.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa ketahanan pangan di NTB dibangun berdasarkan tiga pilar utama: ketersediaan, keterjangkauan, dan pemanfaatan. GPM kali ini fokus pada pilar keterjangkauan. Saat ini, NTB berada di peringkat ke-9 nasional sebagai produsen beras, dengan didukung optimalisasi lahan dan distribusi pupuk bersubsidi yang tepat sasaran.
Selain bazar pangan, peringatan HUT ini juga dilengkapi dengan aksi kemanusiaan seperti donor darah, cek kesehatan gratis, dan gerakan kebersihan lingkungan bertema “Indonesia ASRI” (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). Seluruh rangkaian acara ini akan ditutup dengan tasyakuran pada Selasa, 28 April 2026.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
