Pengawasan Harga dan Ketersediaan Bahan Pokok di NTB Jelang Idul Fitri 1447 H
Info Lotara – Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi, pemerintah daerah Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama Kepolisian memperkuat pengawasan terhadap harga dan ketersediaan bahan pokok. Langkah ini diambil untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terjaga dengan harga yang stabil menjelang momentum penting tersebut.
Tim Satuan Tugas (Satgas) Saber Keamanan, Mutu, dan Harga Pangan Provinsi NTB melaksanakan inspeksi mendadak di dua pasar tradisional utama, yaitu Pasar Mandalika di Kota Mataram dan Pasar Renteng di Kabupaten Lombok Tengah, pada Selasa (03/03/2026).
Kegiatan ini melibatkan berbagai instansi penting seperti Ditreskrimsus Polda NTB, Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI, Bank Indonesia NTB, serta Dinas Pertanian dan Pangan setempat. Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda NTB, FX Endriadi, S.I.K., melalui Kompol Moh. Nasrulloh, S.I.K. mengungkapkan bahwa pengawasan ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Idul Fitri.
“Tim Satgas Saber Pangan Provinsi NTB melakukan pengecekan Bapokting di Pasar Mandalika dan Pasar Renteng untuk menjaga kestabilan harga menjelang Hari Raya,” kata Kompol Moh. Nasrulloh.
Dalam sidak tersebut, tim berinteraksi langsung dengan para pedagang untuk memastikan harga jual tetap sesuai dengan ketentuan. Pengawasan juga mencakup ketersediaan stok dan mutu bahan pangan yang dipasarkan.
Beberapa komoditas strategis yang diawasi antara lain beras, gula, minyak goreng, daging, telur, cabai, dan bawang. Tim memastikan tidak ada lonjakan harga yang tidak terkendali serta indikasi penimbunan yang merugikan konsumen.
Kompol Nasrulloh menegaskan bahwa pengawasan akan dilakukan secara menyeluruh, termasuk di jalur distribusi dan gudang penyimpanan. “Stabilitas harga pangan adalah bagian dari program pemerintah untuk melindungi masyarakat. Harga bahan pokok telah diatur dan tidak boleh dijual di luar ketentuan,” tegasnya.
Ia juga menyatakan, jika ditemukan praktik penimbunan atau pelanggaran harga, pihaknya akan mengambil langkah hukum sesuai perundang-undangan berlaku.
Beberapa pedagang di Pasar Mandalika melaporkan bahwa stok barang hingga awal Maret masih aman. Meski ada sedikit kenaikan harga pada beberapa komoditas, hal ini dinilai masih dalam batas wajar.
Pengawasan terpadu diharapkan memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang Idul Fitri. Pemerintah Provinsi NTB berkomitmen untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga agar daya beli masyarakat tetap terjaga.
Dengan pengawasan yang dilakukan secara berkala, Satgas Saber Pangan NTB optimis dapat mencegah gejolak harga dan memastikan bahan pokok tersedia dengan aman, layak konsumsi, dan terjangkau bagi masyarakat.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
