Transmigrasi sebagai Solusi Pembangunan Berkelanjutan, Wagub NTB Minta Prioritas

29 Aug 2025 • 15:18 Redaksi

Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Indah Dhamayanti Putri, menegaskan pentingnya program transmigrasi dalam menghadapi tantangan pembangunan saat ini. Menurutnya, transmigrasi dapat mengatasi isu urbanisasi, ketimpangan antarwilayah, dan pemenuhan kebutuhan pangan nasional.

“Kita menghadapi tantangan urbanisasi, ketimpangan antarwilayah, ketersediaan lapangan kerja, serta kebutuhan pangan nasional. Oleh karena itu, pembangunan kawasan transmigrasi harus dilihat sebagai solusi jangka panjang yang selaras dengan target RPJMN 2025–2029,” ujar Indah dalam Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi Tahun 2025 di Mataram, Jumat (29/8).

NTB saat ini memiliki empat kawasan transmigrasi, yaitu Selaparang di Kabupaten Lombok Timur, Tambora di Kabupaten Bima, Labangka di Kabupaten Sumbawa, dan Sekongkang di Kabupaten Sumbawa Barat. Indah berharap pemerintah pusat memberikan prioritas lebih bagi NTB dalam pengembangan program ini.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Transmigrasi RI, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk memperhatikan 154 kawasan transmigrasi di seluruh Indonesia. Transmigrasi kini menjadi instrumen pemerataan pembangunan dan pengembangan ekonomi sesuai potensi daerah.

Menteri Transmigrasi juga menyebutkan dua tantangan utama dalam transformasi transmigrasi, yaitu mengubah persepsi masyarakat dan memastikan kenyamanan para transmigran di lokasi baru. Untuk mendukung hal tersebut, telah dilepas 2.000 anggota Tim Ekspedisi Patriot (TEP) yang bertugas memetakan potensi ekonomi di kawasan transmigrasi.

Redaksi
Penulis.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya