GMPRI Adukan SPPG Desa Lajut Terkait Penyaluran Makanan Tak Layak
LOMBOK TENGAH – Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Republik Indonesia (GMPRI) Nusa Tenggara Barat (NTB) telah melaporkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Lajut ke Ketua Satgas Makanan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Lombok Tengah. Laporan ini terkait penyaluran roti berjamur dan buah busuk ke beberapa sekolah di Desa Pejanggik, Kecamatan Praya Tengah, termasuk SDN 03 Pejanggik dan RA Pemban Adjie.
Ketua GMPRI NTB, Rindawanto Evendi, yang biasa disapa Rindhot, menyatakan bahwa laporan tersebut diajukan pada Selasa, 6 Januari 2026. Tujuannya adalah mendorong SPPG Desa Lajut untuk lebih profesional dalam menjalankan amanah Presiden Prabowo guna menciptakan generasi Emas 2045.
Rindhot menjelaskan bahwa langkah ini diambil sebagai pembelajaran bagi semua SPPG di Lombok Tengah, khususnya SPPG Desa Lajut. Ia menyoroti bahwa rekanan SPPG tersebut diketahui merupakan seorang dokter. “Jika benar seorang dokter, mengapa kinerjanya seperti ini? Ataukah buta karena uang?” tegas Rindhot.
Perhatian Terhadap Kesehatan Anak
Kasus ini dianggap penting oleh GMPRI sebagai upaya menjaga kesehatan dan keselamatan anak-anak, yang merupakan generasi penerus bangsa. Rindhot menekankan bahwa masalah ini tidak boleh dianggap enteng, karena konsumsi makanan berjamur dan busuk dapat membahayakan nyawa, seperti yang disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Lombok Tengah.
Menurut Rindhot, GMPRI akan mengawal kasus ini hingga tuntas dan dalam suratnya meminta agar SPPG yang bermasalah segera ditutup. Jika tidak ada tindakan serius, mereka berencana mengadukan masalah ini ke kantor BGN Pusat.
Tanggapan Pemerintah
Kepala Bagian Ekonomi Lombok Tengah, Wawan, yang menerima surat aduan dari GMPRI, menyampaikan apresiasinya terhadap kepedulian GMPRI dalam mengawasi program pemerintah. “Kami sangat berterima kasih atas kepedulian dalam membantu pengawasan program ini. Aduan ini akan menjadi bahan untuk pengecekan serta pengawasan terhadap SPPG terkait, dan hasilnya akan kami sampaikan melalui surat balasan kepada rekan-rekan GMPRI NTB,” ujar Wawan.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
