Polwan Polda NTB Gelar Bakti Religi di Tiga Lokasi di Mataram

21 Aug 2025 • 19:05 Redaksi

Dalam rangka memperingati Hari Jadi Polisi Wanita (Polwan) ke-77, Polwan Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) melaksanakan kegiatan sosial bertajuk bakti religi. Aksi ini dilakukan pada Kamis (21/8/2025) di tiga lokasi berbeda di Kota Mataram, dengan tujuan mempererat persaudaraan antarumat beragama dan menunjukkan kepedulian sosial.

Personel Polwan terjun langsung ke lapangan dengan membersihkan lingkungan dan memberikan bantuan berupa alat kebersihan. Lokasi yang disasar adalah Gereja Katolik St. Antonius, SMPN 3 Mataram, dan Pura Segara Ampenan.

Di Gereja Katolik St. Antonius, Polwan disambut hangat oleh petugas keamanan. Bersama-sama mereka membersihkan area gereja sebelum menyerahkan bantuan kebersihan. “Kami sangat berterima kasih atas kepedulian Polwan. Ini bukti nyata sinergi antara kepolisian dan masyarakat,” ujar petugas keamanan gereja.

Kegiatan kemudian berlanjut ke SMPN 3 Mataram, di mana Polwan tidak hanya membersihkan lingkungan sekolah tetapi juga berinteraksi dengan guru dan siswa. Kepala sekolah menyambut baik kegiatan ini sebagai teladan bagi generasi muda. “Ini contoh nyata bagi siswa kami tentang pentingnya kebersihan dan kepedulian sosial,” kata Kepala SMPN 3 Mataram.

Pura Segara Ampenan menjadi lokasi terakhir. Di tempat ibadah umat Hindu ini, Polwan kembali menunjukkan kepedulian dengan membersihkan area pura dan memberikan bantuan. “Kegiatan ini menegaskan bahwa Polri menjunjung tinggi toleransi dan menghargai keragaman,” tutur Pemangku Pura Segara Ampenan.

Koordinator Polisi Wanita (Pakor Polwan) Polda NTB, AKBP Henny Sri Rokhmulyani, S.Pd, menegaskan bahwa kegiatan bakti religi ini adalah komitmen Polwan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Kami ingin mendekatkan diri dengan masyarakat dari berbagai suku, agama, dan budaya,” tegasnya.

AKBP Henny menambahkan, aksi sosial seperti ini akan terus digalakkan agar Polwan dikenal sebagai sosok yang humanis dan proaktif. “Bakti religi ini bukan hanya perayaan HUT Polwan, tetapi simbol kebersamaan dan toleransi,” tutupnya.

Redaksi
Penulis.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya