Lombok Timur: Kunci Pembangunan Ekonomi NTB di Masa Depan

01 Mar 2026 • 06:01 iMedia

Info Lotara – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan pentingnya posisi Kabupaten Lombok Timur dalam konteks pembangunan kawasan ini. Dalam sebuah acara Safari Ramadhan yang berlangsung di Masjid Al-Muttaqin, Suralaga pada Jumat (27/02), Iqbal mengungkapkan bahwa Lombok Timur, dengan populasi hampir 1,5 juta jiwa, memiliki peran vital dalam percepatan pertumbuhan ekonomi provinsi.

Menurutnya, daerah ini memiliki bentang alam yang beragam, mulai dari pegunungan hingga pesisir, serta kekayaan sumber daya pertanian dan perikanan yang melimpah. Gubernur berharap dalam 4-5 tahun mendatang, potensi-potensi tersebut dapat digali lebih dalam untuk membawa kemajuan dan kesejahteraan bagi masyarakat Lombok Timur.

“Apabila masyarakat di Lombok Timur mampu meningkatkan produktivitas dan kemandirian ekonomi, tentu pendapatan daerah dan Provinsi akan ikut mengalami peningkatan yang signifikan,” kata Gubernur Iqbal.

Fokus utama dalam pembangunan adalah perbaikan infrastruktur. Salah satu pencapaian yang diharapkan adalah renovasi ruas jalan strategis yang telah lama tidak tersentuh, yang direncanakan tuntas pada tahun 2025. Menurut Iqbal, infrastruktur yang baik adalah fondasi untuk mengoptimalkan semua potensi yang ada di daerah tersebut.

Dari segi pendidikan, pemerintah terus berupaya membangun lebih banyak sekolah, termasuk sekolah keagamaan dan vokasi. Lombok Timur kini menjadi salah satu daerah dengan jumlah lembaga pendidikan terbanyak di NTB. Program Kampung Nelayan juga dicanangkan untuk memperkuat sektor kelautan dan perikanan. Kampung Nelayan pertama di Ekas, Lombok Timur, telah berjalan dan pemerintah berencana mengusulkan hingga 40 kampung nelayan baru di daerah ini.

Gubernur Iqbal menyoroti pula pelaksanaan Sekolah Rakyat yang sudah ada di Lombok Timur, Lombok Barat, dan Sumbawa. Meskipun program ini bersifat temporer, ia diakui efektif dalam memberikan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga sangat miskin.

“Di Lombok Timur, Sekolah Rakyat memberikan kesempatan bagi anak-anak yang sebelumnya tidak mendapatkan pendidikan formal. Setelah mengikuti program ini, terlihat perubahan signifikan dalam sikap dan kepercayaan diri mereka,” ungkap Gubernur Iqbal.

Menghadapi masa depan, penguatan kurikulum dan metode pembelajaran yang lebih humanis menjadi salah satu prioritas. Pengembangan sumber daya manusia diharapkan dapat melibatkan semua pihak dan menciptakan ruang inovasi di setiap sekolah.

Pemerintah Pusat bersama Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota juga sedang merancang sistem pendidikan yang lebih inklusif. Rehabilitasi dan digitalisasi sekolah serta bantuan operasional kini tidak membedakan antara sekolah negeri dan swasta, selama memenuhi syarat administrasi.

Pengembangan konten lokal juga menjadi fokus penting, di mana konten berbasis karakter dan budaya daerah mampu memperkuat identitas pendidikan yang sesuai dengan konteks sosial masyarakat.

Selain itu, pemerintah tengah membentuk Dewan Pendidikan untuk meningkatkan tata kelola pendidikan di NTB. Dengan dukungan Pemerintah Pusat dan koordinasi antar daerah yang baik, NTB optimis dapat membangun masyarakat yang mandiri dan berdaya saing.

“Kami ingin pendidikan di NTB berjalan tanpa diskriminasi, berbasis karakter lokal, dan dikelola dengan sistem yang kuat. Dengan kerjasama semua pihak, kami yakin NTB akan semakin maju dan kompetitif,” tutup Gubernur Iqbal. Dalam kesempatan ini, turut hadir Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri, Bupati Kabupaten Lombok Timur, Haerul Warisin, dan kepala OPD terkait.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya