Gerakan Tanam Cabai di Mataram Berhasil Panen Meski Dihadang Cuaca Ekstrem

12 Sep 2025 • 13:02 Redaksi

Program Gerakan Tanam Cabai yang dicanangkan oleh Tim Penggerak PKK Kota Mataram telah menunjukkan hasil yang positif meski sempat mengalami kendala akibat cuaca ekstrem. Diluncurkan sejak 16 Juni 2025, inisiatif ini bertujuan untuk membantu pengendalian inflasi melalui peningkatan ketersediaan pangan lokal.

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Mataram, Hj. Kinastri Mohan Roliskana, menjelaskan bahwa sejak awal program, sekitar 80 ribu bibit cabai telah ditanam. Namun, banjir yang melanda kota pada awal Juli 2025 menyebabkan kehilangan sekitar 30 persen dari bibit tersebut. Meski demikian, setelah penanaman selama tiga bulan, tepatnya pada 15 Agustus 2025, telah berhasil dipanen 500 kilogram cabai. Di tingkat sekolah, dari 21 ribu pohon cabai, hasil panen mencapai sekitar 200 kilogram.

Hj. Kinastri menekankan pentingnya konsistensi dalam gerakan ini. “Tidak perlu melakukan tindakan besar yang sulit diulang, cukup mulai dengan langkah-langkah kecil yang dilakukan terus-menerus agar kita bisa mencapai hasil yang berarti. Harapannya, program ini dapat berlanjut untuk membantu menekan inflasi melalui gerakan menanam cabai,” ungkapnya.

Dalam pelaksanaannya, program ini menggunakan tanah, pupuk, dan sekam bakar sebagai media tanam. Selisih waktu antara panen pertama dan kedua hanya berselang satu minggu, dengan total hasil mencapai 7,2 kilogram.

Gerakan Tanam Cabai melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk kader PKK, pelajar, dan kelompok masyarakat. Diharapkan, upaya ini dapat terus memberikan kontribusi nyata terhadap stabilitas pasokan pangan dan menjaga harga tetap terjangkau di Kota Mataram.

Redaksi
Penulis.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya