BPSDMD NTB Dorong Capacity Building dan Manajemen Talenta ASN
INFOLOTARA.COM – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat terus memperkuat penerapan kebijakan meritokrasi birokrasi yang menekankan prinsip orang yang tepat di posisi yang tepat. Kebijakan ini diharapkan mampu mewujudkan birokrasi yang profesional, transparan, dan berkinerja tinggi.
Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) NTB menjadi salah satu perangkat daerah yang mengawal kebijakan tersebut melalui berbagai program peningkatan kualitas sumber daya manusia, termasuk pengembangan talenta aparatur sipil negara (ASN).
Kepala BPSDMD NTB, H. L. Fathurrahman, mengatakan pada awal tahun ini pihaknya telah menjalankan sejumlah pelatihan, antara lain untuk pendamping Desa Berdaya, capacity building program pusat seperti MBG, Koperasi Merah Putih, dan Sekolah Rakyat. Selain itu, BPSDMD juga menggelar pelatihan sertifikasi pengadaan barang dan jasa, pelatihan appraisal aset daerah, serta pelatihan penilai pajak untuk mendukung potensi pendapatan daerah.
“Awal tahun ini kami sudah melaksanakan pelatihan bagi pendamping Desa Berdaya, capacity building untuk program pusat seperti MBG, Koperasi Merah Putih, Sekolah Rakyat, pelatihan untuk sertifikasi pengadaan barang dan jasa, pelatihan appraisal untuk barang atau aset milik daerah, dan pelatihan penilai pajak untuk potensi pendapatan daerah,” kata Fathurrahman di kantornya di Mataram, Kamis (9/4/2026).
Dalam aspek akreditasi, BPSDMD NTB juga telah menyelenggarakan berbagai pelatihan kepemimpinan bagi pejabat administrator dan pengawas di kabupaten/kota. Ke depan, lembaga ini menargetkan diri sebagai pusat pengembangan sumber daya manusia, termasuk melalui pelatihan kepemimpinan nasional yang telah dijadwalkan berlangsung pada Juni mendatang dengan dukungan Lembaga Administrasi Negara.
Selain pelatihan internal, BPSDMD NTB juga menjalin kerja sama dengan sejumlah pihak. Salah satunya dengan Universitas Terbuka untuk pengembangan sistem pembelajaran daring, termasuk fasilitas, pembiayaan, hingga program beasiswa bagi ASN. Kerja sama lain juga dilakukan dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Surabaya, Jawa Timur, untuk program scholarship talent di bidang teknologi.
“Kunci updating sumber daya adalah pelatihan dan fasilitas kebutuhan standar serta regulasi untuk penggalian talenta yang sesuai,” ujarnya.
Fathurrahman menjelaskan, Sistem Merit NTB saat ini menunjukkan kinerja yang meningkat, baik dari indeks sistem merit maupun indeks reformasi birokrasi. Kondisi ini menandakan bahwa kualifikasi, kompetensi, dan kinerja ASN semakin menjadi perhatian dalam pengelolaan birokrasi di daerah.
Pemprov NTB juga telah menerbitkan Pergub Nomor 71 Tahun 2022 tentang Manajemen Talenta Pegawai Negeri Sipil. Aturan ini digunakan untuk mengidentifikasi, menilai, dan memetakan talenta ASN berdasarkan kategori di atas ekspektasi, sesuai ekspektasi, atau di bawah ekspektasi dengan bantuan assessment center serta rekam jejak jabatan.
Melalui pendekatan tersebut, sistem merit diharapkan dapat mendorong proses pengisian jabatan yang lebih objektif, tidak lagi bertumpu pada seleksi terbuka konvensional, melainkan pada evaluasi kinerja, pengembangan, dan promosi berbasis merit.
“Kita sedang percepatan kolaborasi dengan BKD dan Biro Organisasi untuk menuju manajemen talenta dan sistem merit itu,” tambahnya.
Ke depan, BPSDMD NTB juga diproyeksikan menjadi center of excellence yang mendukung terwujudnya corporate university dengan instrumen Human Capital Development Planning. Skema ini diharapkan memudahkan pimpinan daerah menjalankan program pembangunan melalui dukungan talenta ASN yang kompeten.
Program corporate university itu pun disiapkan menjadi bagian dari tata kelola pemerintahan di masa depan dengan tetap mengacu pada sistem merit dan profil kompetensi ASN yang telah terdata.
“Tinggal dikawal tahapan-tahapannya sesuai basis data dan profil kompetensi yang ada,” pungkas Fathurrahman.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
