BPBD Mataram Imbau Waspada Kebakaran di Puncak Kemarau

18 Aug 2025 • 23:11 Redaksi

Memasuki musim kemarau yang diprediksi oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) akan mencapai puncaknya pada September 2025, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mataram mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran.

Pelaksana Tugas Kepala BPBD Kota Mataram, Ahmad Muzaki, menyoroti bahwa kawasan padat penduduk merupakan area rawan yang perlu diwaspadai karena sering menjadi lokasi munculnya percikan api yang sulit dikendalikan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak sembarangan membuang puntung rokok maupun melakukan pembakaran sampah di area pemukiman. Kebiasaan kecil yang dianggap sepele ini sering menjadi pemicu kebakaran saat musim kemarau,” jelasnya pada Senin (18/8/2025).

Di samping potensi kebakaran, BPBD Mataram juga bersiap mengantisipasi kemungkinan penurunan debit air bersih selama puncak kemarau. Penurunan ini biasanya terjadi pada sumber air sumur dan distribusi dari PT Air Minum (PTAM) Giri Menang, terutama di wilayah timur Kota Mataram dan perbatasan dengan Kabupaten Lombok Barat.

“Meski Mataram belum pernah terdampak kemarau panjang, kewaspadaan tetap diperlukan. Antisipasi tetap kita perhatikan,” tambah Muzaki.

Untuk memastikan ketersediaan air bersih, BPBD Mataram telah menyiapkan armada distribusi bekerja sama dengan PTAM Giri Menang. Dua unit tangki air dengan kapasitas masing-masing 2.500 liter disiagakan untuk menjangkau wilayah yang mengalami kekurangan pasokan. Hingga kini, belum ada laporan masyarakat terkait kekurangan air, sehingga kebutuhan untuk mandi, memasak, mencuci, hingga irigasi pertanian masih dinilai aman,” ungkapnya.

Redaksi
Penulis.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya