Upaya Bersama Cegah Siswa Putus Sekolah di Desa Bayan
Info Lotara – Pemerintah Desa Bayan melakukan upaya kolaboratif bersama aparat kepolisian dan pihak sekolah untuk mencegah seorang siswa SMP dari keputusan untuk putus sekolah. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 26 Februari 2026, di Dusun Nangka Rempek ini melibatkan berbagai pihak, termasuk Kepala Sekolah SMP Negeri 6 Bayan dan Bhabinkamtibmas setempat dari Polres Lombok Utara.
Kepala Desa Bayan, Satradi, menjelaskan bahwa alasan siswa tersebut tidak ingin melanjutkan pendidikannya bukan disebabkan oleh masalah ekonomi atau faktor eksternal lainnya. “Alasannya sederhana, anaknya memang tidak mau sekolah saja. Tidak ada masalah ekonomi atau hal lain. Alhamdulillah, setelah kami turun langsung dan melakukan pendekatan, sudah deal dan anak tersebut mau melanjutkan sekolahnya kembali,” ujar Satradi.
Siswa yang tengah berada di kelas IX ini sempat merasa ragu untuk melanjutkan pendidikan menjelang kelulusan SMP. Namun, berkat pemahaman dan dukungan yang diberikan oleh berbagai pihak, siswa tersebut akhirnya berkomitmen untuk kembali bersekolah mulai hari berikutnya.
Metode yang digunakan dalam pendekatan ini bersifat humanis dan kekeluargaan, di mana motivasi dan dukungan moral disampaikan kepada siswa dan keluarganya untuk menyadarkan pentingnya pendidikan bagi masa depan mereka.
Kegiatan ini menunjukkan sinergitas yang baik antara pemerintah desa, aparat kepolisian, dan pihak sekolah dalam menjaga generasi muda agar tetap menempuh pendidikan. Harapannya, kolaborasi lintas sektor ini dapat menjadi contoh positif bagi daerah lainnya dalam mengatasi masalah putus sekolah dan memastikan setiap anak mendapatkan hak pendidikan yang layak.
Langkah kecil yang diambil hari ini diharapkan menjadi harapan besar bagi masa depan anak-anak di Desa Bayan.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
