Polres Lombok Tengah Buruan Pelaku Perampokan Brutal di Praya Barat Daya

04 Mar 2026 • 06:56 iMedia

Info Lotara – Kepolisian Resor (Polres) Lombok Tengah, yang bernaung di bawah Polda Nusa Tenggara Barat (NTB), saat ini tengah melakukan pengejaran terhadap tujuh orang terduga pelaku yang terlibat dalam kasus pencurian dengan kekerasan (curas) di Desa Ranggagata, Kecamatan Praya Barat Daya. Peristiwa yang terjadi pada Senin malam, 2 Maret, ini mengakibatkan seorang petani perempuan mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam.

Korban yang bernama Kirah (51) sedang berada di rumahnya bersama anak ketika kejadian tersebut berlangsung. Menurut Iptu Lalu Brata Kusnadi, Kasi Humas Polres Lombok Tengah, korban mengalami luka parah di bagian kepala, wajah, dan lengan kanan akibat serangan yang dilakukan oleh salah satu pelaku menggunakan parang.

“Korban mengalami luka serius di kepala dan lengan akibat sabetan senjata tajam dari salah satu pelaku,” terang Lalu Brata dalam konferensi pers yang berlangsung di Kota Praya, Selasa (3/3/2026).

Dari informasi yang dihimpun kepolisian, insiden ini bermula ketika korban selesai melakukan shalat dan mendengar teriakan anaknya dari dalam kamar. Ketika Kasih menghampiri, sejumlah orang tak dikenal tiba-tiba muncul dan mengancamnya, menuntut uang dan perhiasan yang dimilikinya.

Korban berusaha meminta bantuan kepada warga sekitar, namun salah satu pelaku langsung memukul wajahnya dan menebas kepala serta lengan korban menggunakan senjata tajam. Dalam kondisi terluka, korban menyerahkan kalung emas imitasi yang terdapat di lemari kamarnya dengan harapan agar pelaku segera pergi.

Berdasarkan kesaksian korban, pelaku diperkirakan berjumlah tujuh orang dan semuanya membawa senjata tajam. Setelah menjalankan aksi brutal mereka, pelaku melarikan diri melalui bagian belakang rumah. “Selain melukai korban, pelaku juga merusak telepon genggam milik korban sebelum kabur dari lokasi,” tambah Lalu Brata.

Pihak kepolisian menduga bahwa pelaku telah mengetahui kondisi rumah korban yang relatif sepi, mengingat suami korban sedang bekerja di luar negeri. Kini, Polres Lombok Tengah telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi untuk mengidentifikasi pelaku.

“Kami sudah melakukan olah TKP dan meminta keterangan dari beberapa saksi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Para pelaku masih dalam proses lidik,” tegas Lalu Brata.

Polisi juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama pada malam hari. Masyarakat diminta untuk segera melapor jika mengetahui informasi apapun yang dapat membantu penyelidikan.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya