Gunung Ibu di Halmahera Barat Alami Lima Kali Erupsi dalam 24 Jam Terakhir
Gunung Ibu yang terletak di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, mengalami lima kali erupsi dalam 24 jam terakhir. Berdasarkan data dari Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), tinggi kolom abu bervariasi antara 600 meter hingga 1,9 kilometer di atas puncak gunung.
Erupsi pertama terpantau pada Minggu (31/8/2025) pukul 14.22 WIT dengan tinggi kolom abu sekitar 600 meter atau 1.925 meter di atas permukaan laut. Erupsi berikutnya terjadi pukul 19.46 WIT dengan kolom abu setinggi 500 meter, disusul erupsi pada pukul 22.17 WIT yang menghasilkan kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal, mengarah ke timur laut.
Selanjutnya, tiga erupsi terakhir terjadi pada Senin pukul 21.57 WIT hingga 23.00 WIT dengan kolom abu setinggi 600 meter dan 500 meter. Semua aktivitas vulkanik ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi antara satu menit hingga satu menit 19 detik, menurut Kepala Badan Geologi, Muhammad Wafid, dalam pernyataannya pada Senin (1/9/2025) malam.
Status Waspada
Saat ini, status Gunung Ibu berada di Level II atau Waspada. Masyarakat diimbau untuk menggunakan masker dan kacamata pelindung jika terjadi hujan abu saat berada di luar rumah. Selain itu, warga dan wisatawan diingatkan untuk tidak beraktivitas dalam radius dua kilometer dari kawah dan radius sektoral 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah di bagian utara.
Wafid juga mengingatkan agar warga tidak menyebarkan informasi palsu terkait aktivitas gunung dan tetap mengikuti arahan dari pemerintah daerah serta Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Badan Geologi mengajak Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat untuk terus berkoordinasi dengan PVMBG dan Pos Pengamatan Gunung Ibu di Gam Ici guna mendapatkan informasi terbaru mengenai aktivitas vulkanik.
