Rencana Bypass Lembar–Kayangan: Jalan Multifungsi di Pulau Lombok

Info Lotara – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tengah mempersiapkan proyek pembangunan jalan bypass Lembar–Kayangan yang direncanakan memiliki fungsi ganda. Selain untuk meningkatkan konektivitas di Pulau Lombok, jalur ini juga akan difungsikan sebagai landasan darurat bagi pesawat tempur Angkatan Udara Republik Indonesia.

Lalu Muhammad Iqbal menjelaskan bahwa keputusan untuk merancang jalan ini dipicu oleh letak Pulau Lombok yang strategis dalam jalur pelayaran internasional, yang memberikan nilai penting dari segi pertahanan dan keamanan nasional.

Lebih lanjut, rencana ini mendapatkan dukungan dari Sjafrie Sjamsoeddin. Pemerintah memperkirakan biaya yang diperlukan untuk membangun bypass tersebut mencapai sekitar Rp3,5 triliun. Anggaran ini mencakup pembangunan jalur baru yang menghubungkan Sengkol di Lombok Tengah hingga Pringgabaya di Lombok Timur.

Proyek ini juga mencakup perbaikan kualitas jalan dari Bundaran Gerung di Lombok Barat menuju Bandara Internasional Lombok. Meskipun rencana jalan multifungsi ini disambut baik, beberapa pihak di masyarakat mulai mempertanyakan urgensi dari konsep landasan darurat jet tempur.

Kawasan ini dikenal sebagai destinasi pariwisata dan tempat tinggal yang relatif nyaman bagi masyarakat. Walaupun pemerintah menyatakan bahwa fasilitas tersebut hanya akan digunakan dalam keadaan darurat, beberapa warga merasa bahwa wacana tersebut dapat menimbulkan kesan “militerisasi wilayah”, terutama di tengah ketegangan geopolitik global saat ini.

Saat ini, rencana pembangunan bypass Lembar–Kayangan masih menjadi perbincangan hangat di kalangan publik di NTB, terutama tentang keseimbangan antara infrastruktur, pertahanan negara, dan citra Lombok sebagai destinasi pariwisata.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya