Pemprov NTB Tingkatkan Kemandirian Desa melalui Program Desa Berdaya

13 Sep 2025 • 11:21 Redaksi

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menegaskan komitmennya dalam mengurangi kemiskinan ekstrem melalui program andalan Desa Berdaya. Program ini dirancang sebagai upaya kolaboratif antara pemerintah, masyarakat, dan mitra strategis untuk memperkuat kemandirian ekonomi desa berbasis potensi lokal.

Salah satu mitra utama dalam inisiatif ini adalah Santiri Foundation, sebuah lembaga swadaya masyarakat yang akan meluncurkan program Wise Smart Agriculture pada 24 September di wilayah adat Bayan, Kabupaten Lombok Utara. Program pertanian cerdas ini diharapkan dapat meningkatkan ketahanan pangan dan pendapatan masyarakat desa.

Dalam pertemuan dengan Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal di Kantor Gubernur NTB pada Jumat (12/9), Santiri Foundation diminta untuk memperkuat data terkait adat, budaya, dan ketahanan pangan di kawasan Bayan. Data ini akan digunakan sebagai dasar penguatan kebijakan sekaligus perlindungan tradisi lokal.

Selain program pertanian, Santiri Foundation melalui kemitraan dengan Rainforest Trust juga merencanakan pengembangan kawasan konservasi di NTB dengan melibatkan masyarakat adat. Pemerintah Provinsi NTB mendukung penuh langkah ini karena sejalan dengan misi Desa Berdaya dalam menciptakan desa yang mandiri, tangguh, dan berkelanjutan.

Desa Berdaya merupakan salah satu prioritas Pemprov NTB yang menekankan pembangunan inklusif. Melalui pendekatan kolaboratif, desa-desa diharapkan mampu mengoptimalkan potensi sumber daya alam, mengembangkan ekonomi kreatif, serta menjaga kearifan lokal.

Dengan keterlibatan mitra seperti Santiri Foundation, Pemprov NTB optimis bahwa Desa Berdaya akan menjadi penggerak utama dalam upaya pengurangan kemiskinan ekstrem sekaligus menjaga warisan budaya dan kelestarian lingkungan hidup.

Redaksi
Penulis.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya