BALE KITA: Strategi Baru NTB untuk Pemasaran Produk Unggulan

Info Lotara – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) meluncurkan inisiatif baru dalam promosi produk unggulan daerah dengan konsep “BALE KITA”. Konsep ini dirancang sebagai ruang pemasaran yang mengedepankan kearifan lokal, menyelaraskan identitas budaya dengan tuntutan pasar modern.

Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya Pemprov NTB untuk meningkatkan kualitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), tidak hanya dari sisi produk, tetapi juga dalam branding dan pengalaman konsumen. M. Achiyat Winata, Kepala Balai Kemasan Promosi Pemasaran Produk Unggulan Daerah (BKP3UD) Disperindag NTB, menjelaskan bahwa BALE KITA merupakan ruang kolektif yang mencerminkan nilai-nilai lokal sambil menjawab berbagai tantangan di pasar.

“BALE KITA adalah rumah bersama, tempat untuk berkreasi dan berinovasi, sambil tetap menjaga keaslian produk-produk NTB,” ungkap Achiyat. Menurutnya, konsep ini bukan sekadar perubahan nama, tetapi merupakan penataan ulang sistem promosi agar lebih responsif dan berdaya saing.

Melalui BALE KITA, setiap produk akan melalui proses kurasi yang ketat, termasuk aspek kualitas, legalitas, dan desain kemasan. Pelaku UMKM juga akan mendapatkan pendampingan berkelanjutan untuk memenuhi standar pasar yang ditetapkan.

“Setiap produk yang diterima tidak hanya akan dipajang, tetapi juga dipersiapkan agar siap bersaing di pasaran,” tambahnya. Salah satu strategi utama yang diterapkan adalah penekanan pada nilai cerita di balik setiap produk.

Dengan menambahkan narasi mengenai asal-usul, proses pembuatan, dan nilai budaya yang terkandung di dalam produk, diharapkan akan terbangun kedekatan emosional antara konsumen dan produk-produk lokal NTB.

“Kami tidak hanya menjual produk, tetapi juga cerita dan identitas yang melatarbelakanginya,” lanjut Achiyat. Pemprov NTB menargetkan peluncuran BALE KITA dalam waktu dekat, terutama untuk mendukung acara internasional seperti Rinjani 100.

Rencana pengembangan BALE KITA juga mencakup strategi pemasaran digital dan kolaborasi dengan berbagai instansi untuk memperluas jangkauan. Ke depannya, Pemprov NTB akan mendorong kerjasama dengan ritel modern serta memperkuat titik pemasaran di lokasi-lokasi strategis, termasuk bandara dan destinasi wisata.

Saat ini, sudah terdapat 418 pelaku UMKM dengan lebih dari 5.700 produk yang tergabung dalam ekosistem pemasaran yang akan diperkuat melalui konsep BALE KITA. Pemprov NTB optimis bahwa pendekatan ini akan menciptakan ekosistem promosi yang lebih solid, sekaligus memperkuat posisi produk lokal NTB di tingkat nasional dan global.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya