Polisi Edukasi Siswa SLBN 3 Mataram Tentang Keselamatan Lalu Lintas

18 Apr 2026 • 23:01 Redaksi

Info Lotara – Suasana pagi yang cerah di SLBN 3 Mataram pada hari Jumat, 17 April 2026, diwarnai oleh kehadiran sejumlah personel dari Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB). Kegiatan yang bertujuan mendidik siswa-siswi mengenai lalu lintas ini merupakan bagian dari inisiatif preemtif Polri untuk menumbuhkan kesadaran berlalu lintas sejak usia dini.

Dimulai pada pukul 08.00 WITA, kegiatan yang diselenggarakan oleh Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda NTB ini mengusung pendekatan interaktif dan komunikatif. Hal ini membuat materi yang disampaikan lebih mudah dipahami oleh siswa.

Kombes Pol. Mohammad Kholid S.H., S.I.K., M.H., Kepala Bidang Humas Polda NTB, menyampaikan bahwa dalam acara tersebut, personel Ditlantas memberikan pengenalan dasar tentang lalu lintas.

“Kami menjelaskan berbagai hal, mulai dari rambu-rambu, marka jalan, hingga fungsi lampu pengatur lalu lintas. Materi disampaikan dengan bahasa yang sederhana agar mudah dipahami oleh anak-anak,” ujarnya.

Selain itu, siswa juga diajarkan mengenai pentingnya keselamatan berkendara, termasuk posisi yang aman saat mengendarai sepeda motor atau menjadi penumpangnya. “Kami juga memberikan informasi terkait penggunaan sepeda listrik, menekankan kewaspadaan dan kepatuhan terhadap aturan demi keselamatan bersama,” tambah Kombes Kholid.

Kegiatan ini tidak hanya berbicara tentang lalu lintas, tetapi juga menyampaikan pesan penting lainnya, seperti pencegahan perundungan (bullying) dan bahaya penggunaan kendaraan odong-odong di jalan raya. Siswa juga didorong untuk berani melaporkan tindak kekerasan seksual yang mungkin mereka alami atau saksikan.

Antusiasme siswa sangat terlihat saat sesi tanya jawab dibuka. Banyak dari mereka yang bersemangat untuk bertanya, baik mengenai aturan lalu lintas maupun pengalaman sehari-hari yang mereka temui di jalan.

Kombes Pol. M. Kholid menekankan bahwa upaya edukasi ini merupakan langkah preventif yang strategis untuk menciptakan budaya tertib berlalu lintas di masyarakat. “Kami berharap anak-anak dapat menjadi pelopor keselamatan, baik untuk diri sendiri maupun bagi lingkungan mereka. Kesadaran tentang berlalu lintas harus dibangun secara bersama,” tutupnya.

Dengan pelaksanaan kegiatan yang aman, tertib, dan penuh keakraban ini, diharapkan generasi muda akan lebih peduli terhadap keselamatan di jalan dan mampu menjadi agen perubahan dalam membangun budaya berlalu lintas yang lebih baik.

Redaksi
Penulis.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya