Wagub NTB Lakukan Sidak di Pasar Amahami untuk Pantau Stabilitas Harga

03 Mar 2026 • 00:46 iMedia

Info Lotara – Kota Bima – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Indah Dhamayanti Putri, memulai kegiatan Safari Ramadan dengan melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Amahami, Kota Bima, pada hari Senin (2/3). Sidak ini bertujuan untuk mengawasi potensi kenaikan harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok di tengah bulan suci Ramadan.

Dalam peninjauan tersebut, Wagub Dinda, sapaan akrabnya, menyampaikan bahwa secara umum harga kebutuhan pokok masih dalam kondisi stabil meskipun Pasar Amahami terletak di wilayah dengan potensi inflasi yang tinggi. “Alhamdulillah, hasil sidak hari ini menunjukkan harga kebutuhan pokok masih relatif stabil. Jika ada kenaikan, itu masih dalam batas wajar dan belum melebihi ambang yang ditetapkan. Kami ingin masyarakat merasa tenang karena stok tersedia dan terjaga,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Dinda menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi NTB senantiasa berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Perum Bulog dan instansi terkait, untuk mengantisipasi kemungkinan kenaikan harga dan gangguan dalam distribusi. Ia memastikan ketersediaan bahan pangan akan cukup hingga akhir Ramadan.

Berdasarkan hasil pemantauan bersama Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kota Bima, harga beras medium tercatat sekitar Rp13.500 per kilogram. Untuk daging sapi, harga paha depan dan has luar berada di Rp120.000 per kilogram, paha belakang mencapai Rp130.000 per kilogram, sandung lamur di Rp120.000 per kilogram, dan tetelan di Rp80.000 per kilogram. Daging ayam broiler dijual dengan harga sekitar Rp50.000 per kilogram.

Selain itu, harga cabai merah besar berkisar antara Rp40.000 hingga Rp50.000 per kilogram, cabai lokal seharga Rp70.000 per kilogram, sedangkan cabai dari Lombok dipatok sekitar Rp100.000 per kilogram. Bawang merah tercatat sekitar Rp35.000 per kilogram.

“Kami bersama Bulog dan semua pihak terkait akan terus melakukan pemantauan rutin selama Ramadan. Komitmen kami adalah menjaga stabilitas harga dan memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi hingga akhir bulan suci,” tegas Wagub Dinda. Secara keseluruhan, fluktuasi harga di Pasar Amahami masih dalam kendali, dan pemerintah daerah berkomitmen untuk memperkuat pengawasan demi melindungi daya beli masyarakat selama Ramadan.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya