Krisis Air Bersih di Desa Dangiang, Emak-Emak Sulit Memasak

Info Lombok Utara – Ratusan kepala keluarga (KK) di Desa Dangiang, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), mengalami krisis air bersih yang parah sejak tiga bulan terakhir. Kondisi ini semakin diperburuk oleh musim kemarau yang membuat akses air bersih sangat terbatas. Bahkan, emak-emak di Desa Dangiang kesulitan untuk memasak akibat minimnya pasokan air.

Salah satu warga, Ritanim (56), yang tinggal di Dusun Banten Damai, Desa Dangiang, merasakan langsung dampak dari krisis ini. Ia dan beberapa tetangganya harus berjuang keras untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari, termasuk untuk memasak nasi.

“Saya lebih baik tidak punya beras daripada tidak punya air. Ini sangat kesulitan memasak karena sudah lama krisis,” keluh Ritanim, Jumat (18/10/2024).

Warga Desa Dangiang terpaksa mengambil air bersih dari Desa Santong, yang jaraknya sekitar 6 kilometer. Namun, beruntungnya, sejak beberapa waktu lalu, mereka mendapatkan bantuan distribusi air bersih dari Lembaga Amal Zakat, Infaq, Amal, Wakaf, dan Hibah (Lazah) Nahdlatul Wathan (NW) yang bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Utara.

Sebanyak tiga tangki atau 18.000 liter air telah disalurkan untuk warga di Dusun Sambik Elen, Desa Sambik Elen, Kecamatan Bayan. Jumlah yang sama juga didistribusikan ke Dusun Banten Damai, Desa Dangiang, sehingga total air bersih yang disalurkan mencapai 36.000 liter untuk kedua desa tersebut.

Menurut Pengurus Wilayah Lazah NW, Moh Nawawi Ishaq, hingga saat ini Lazah NW telah mendistribusikan 154.000 liter air bersih ke berbagai daerah di Lombok, termasuk Lombok Timur, Lombok Utara, Sumbawa, dan Lombok Tengah. “Kami akan drop air pekan depan di Kecamatan Plampang dan Labangka di Kabupaten Sumbawa Besar,” jelas Nawawi.

Dengan bantuan ini, diharapkan warga Desa Dangiang dan sekitarnya dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih baik, khususnya dalam memenuhi kebutuhan air untuk memasak dan keperluan rumah tangga lainnya.

Photo Source: Detik Bali

Redaksi
Penulis.